MKSUpdate
HOME    UPDATE CORNER    ATASI COVID-19 BERSAMA, KITA BISA JADI PAHLAWAN JIKA LAKUKAN 6 HAL INI
Atasi COVID-19 Bersama, Kita Bisa Jadi Pahlawan Jika Lakukan 6 Hal Ini
Atasi COVID-19 Bersama, Kita Bisa Jadi Pahlawan Jika Lakukan 6 Hal Ini

Pixabay.com/vperemencom

Semakin meluasnya pasien positif COVID-19 sudah sepantasnya ditangani dengan kepala dingin. Meskipun semakin hari kondisi semakin mengkhawatirkan, bukan berarti masalah ini tidak dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Tentunya hal tersebut dapat diwujudkan jika seluruh pihak di negara ini bersinergi untuk melawan virus ini.

Bukan hanya pemerintah ataupun petugas medis, semua orang dari seluruh lapisan masyarakat sebenarnya dapat menjadi pahlawan dalam menghadapi pandemi COVID-19 dengan melakukan cara-cara di bawah ini, lho. Penasaran? Yuk, disimak artikel berikut ini!

 

1. Terapkan pola hidup bersih dan sehat serta bantu untuk mengedukasikannya kepada lingkungan sekitar

Unsplash.com/Claudio Schwarz

Dengan adanya pandemi COVID-19 di Indonesia, momen ini bisa dimanfaatkan kita untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan pola hidup sehat. Jika sebelumnya masih asal-asalan dalam mencuci tangan dan tidak memiliki pola makan serta olahraga yang teratur, kita bisa belajar untuk melakukannya dari sekarang.

Setelah menerapkan hal tersebut, langkah berikutnya adalah mengajarkan orang-orang dari lingkup terkecil seperti keluarga agar menerapkan pola serupa. Gerakan sekecil ini saja cukup, kok sebagai langkah preventif agar kita semua dapat terhindar dari COVID-19.

 

2. Ikuti setiap arahan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan pencegahan penularan COVID-19

Pixabay.com/geralt

Pemerintah tentu akan memikirkan jalan keluar terbaik agar seluruh masyarakat bisa merasa aman di tengah ancaman COVID-19. Salah satunya adalah dengan cara meliburkan kantor-kantor dan sekolah-sekolah serta menyuarakan pada masyarakat untuk menerapkan social distancing.

Nah, di sinilah peran dan koordinasi kita sebagai masyarakat diperlukan. Jangan malah menuding pemerintah dengan hal-hal yang tidak substansial dan malah "membandel". Jika masyarakat benar-benar menuruti arahan dari pemerintah dan tidak "membandel", dijamin deh, masalah ini dapat dilalui dengan lancar.

 

3. Cek kesehatan sedini mungkin bahkan ketika belum atau baru menunjukkan tanda-tanda kecil dari penularan COVID-19 agar dapat segera ditangani dan dicegah penyebarannya

Pixabay.com/ckstockphoto

Salah satu fakta mengejutkan yang diungkapkan beberapa hari yang lalu adalah pada beberapa pasien positif, COVID-19 tidak menunjukkan gejala apa pun seperti demam atau sesak nafas. Itu artinya orang yang nampak sehat sekalipun bukan berarti ia terbebas dari virus ini.

Tentunya hal tersebut sesuatu yang cukup mengkhawatirkan, bukan? Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika kita langsung memeriksakan diri ketika tanda-tanda kecil mulai muncul, atau bahkan ketika kita sedang merasa sehat-sehat saja. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan kepastian apakah tubuh terinfeksi atau tidak.

 

4. Bantu tenaga kesehatan sesuai kemampuan

Unsplash.com/Luis Melendez

Salah satu pihak yang kini bekerja sangat ekstra adalah tenaga medis. Mereka bekerja hampir selama 24 jam lantaran jumlah pasien positif terus bertambah setiap harinya. Untuk itulah kita sebagai masyarakat umum juga perlu membantu mereka agar tugas mereka dapat menjadi lebih ringan.

Bantuan tersebut tidak hanya terbatas pada yang bersifat materi untuk didistribusikan secara langsung kepada tenaga medis. Salah satu cara paling utama yang bisa kita lakukan adalah dengan menerapkan langkah-langkah preventif seperti yang sedang digaungkan saat ini agar COVID-19 tidak menyebar semakin luas. Dengan begitu beban tenaga medis dalam penanganan virus ini tentu akan berkurang drastis.

 

5. Jangan sebarkan berita hoaks atau membuat postingan yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat

Unsplash.com/Austin Distel

Kunci utama untuk menghadapi masalah ini adalah tetap tenang dan waspada. Oleh sebab itu, demi menciptakan suasana ketenangan di tengah-tengah masyarakat, kita bisa memulainya dengan tidak membagikan atau membuat berita-berita hoaks yang tidak jelas sumber asalrnya dan pilihlah konten-konten yang sifatnya berguna untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Sebab jika masyarakat terlanjur gaduh dan panik akibat berita-berita bohong yang dibagikan secara massal, penanganan terhadap virus ini malah semakin sulit untuk dilakukan.

Selain berusaha untuk tidak membagikan berita hoaks, mencegah orang-orang di sekitar agar tidak membagikan konten serupa juga bisa menjadi cara yang bisa dilakukan untuk menekan berita-berita bohong

Itulah 5 cara yang bisa diterapkan oleh kita sebagai masyarakat awam agar bisa juga menjadi pahlawan dalam situasi saat ini. Perlu diingat bahwa dalam menghadapi pandemi COVID-19 tidak hanya tanggung jawab beberapa pihak saja, melainkan seluruh pihak termasuk golongan masyarakat terkecil sekalipun harus mau terlibat di dalamnya.

Yuk, kita bantu meringankan beban pemerintah dan tenaga medis dengan ikut menjadi pahlawan lewat penerapan social distancing dan #dirumahaja. Semoga bangsa kita dapat menghadapi badai COVID-19 dengan lancar tanpa perlu mengorbankan banyak hal, ya!

 

Sumber


Share :